CONTOH SKALA GUTTMAN PDF

Contoh. Bila kita membaginya menjadi 4 kategori. pada instrumen penilaian minat Selain menggunakan Skala Likert bisa juga menggunakan Skala Guttman. Skala, · Skor, · Pertemuan, · Inferensial, · Sikap, · Likert, · Responden, · Kuartil, · Untuk, · Pernyataan · READ · READ. Show more documents; Share; Embed. Skala Guttman yaitu skala yang menginginkan jawaban tegas seperti Selain pilihan dengan lima skala seperti contoh di atas, kadang digunakan juga skala.

Author: Vugal Kazrakora
Country: Equatorial Guinea
Language: English (Spanish)
Genre: Politics
Published (Last): 20 June 2013
Pages: 369
PDF File Size: 6.51 Mb
ePub File Size: 20.45 Mb
ISBN: 669-2-37887-247-2
Downloads: 61475
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Salar

Kami berharap bahwa Anda menikmati presentasi ini. Untuk men-downloadsilahkan rekomendasi presentasi ini kepada teman-teman Anda dalam jaringan sosial.

Tombol yang haris wkala terletak di bawah posting ini. Diterbitkan oleh Windu Yuda Telah diubah “3 tahun yang lalu. Nama skala ini diambil dari nama Rensis Likert, yang mempublikasikan suatu laporan yang menjelaskan penggunaan sekala ini.

kompendium sekala likert dalam kajian lingkungan

Pada saat menanggapi suatu pertanyaan dalam skala Likert, responden menentukan tingkat persetujuannya guuttman pernyataan tersebut dengan jalan memilih salah satu dari pilihan yang tersedia.

Biasanya ada lima pilihan skala dengan format: Sangat tidak setuju Tidak setuju Netral Setuju Sangat setuju Selain pilihan dengan lima skala seperti contoh di atas, kadangkala digunakan juga skala dengan tujuh atau sembilan tingkat. Suatu studi empiris menemukan bahwa beberapa karakteristik statistik hasil kuesioner dengan berbagai guthman pilihan tersebut ternyata sangat mirip.

Skala Likert merupakan metode skala bipolar yang mengukur baik tanggapan positif ataupun negatif terhadap suatu pernyataan. Empat skala pilihan juga kadang digunakan untuk kuesioner skala Likert yang memaksa orang memilih salah satu kutub karena pilihan “netral” tak tersedia.

Menurut asalnya katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno: Psikometrik merupakan bidang kajian yang berkaitan dengan teori dan teknik dalam pengukuran pendidikan dan psikologis, mencakup pengukuran pengetahuan, kemampuan, sikap, dan sifat kepribadian. Bidang ini terutama mempelajari perbedaan antar individu dan antar kelompok. Contoj alat dan prosedur pengukuran, dan Pengembangan dan penyempurnaan pendekatan teoretis terhadap pengukuran.

Kebanyakan dari kerja awal secara teoretis dan terapan dalam psikometrik dilakukan dalam upaya mengukur kecerdasan. Konsep kunci tradisional dalam teori tes klasikal adalah reliabilitas dan validitas. Alat ukur yang reliabel melakukan pengukuran dengan konsisten, sementara pengukuran yang valid adalah yang mengukur apa yang akan diukur.

Persepsi merupakan suatu proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi dan pengalaman-pengalaman yang ada dan kemudian menafsirkannya untuk menciptakan ckntoh gambaran yang berarti.

Menurut Mangkunegara, persepsi merupakan suatu proses pemberian arti atau makna terhadap lingkungan. Dalam hal ini persepsi mecakup penafsiran obyek, penerimaan stimulus Input conyoh, pengorganisasian stimulus, dan penafsiran terhadap stimulus yang gutyman diorganisasikan dengan cara mempengaruhi perilaku dan pembentukan sikap. Robbins mendeskripsikan persepsi dalam kaitannya dengan lingkungan, yaitu sebagai proses di mana individu-individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberi makna kepada lingkungan mereka.

JURNAL CONTOH

Proses persepsi melalui tiga tahap, yaitu: Tahap penerimaan stimulus, baik stimulus fisik maupun stimulus sosial melalui alat indera manusia, yang dalam proses ini mencakup pula pengenalan dan pengumpulan informasi tentang stimulus yang ada. Tahap pengolahan stimulus sosial melalui proses seleksi serta pengorganisasian informasi. Tahap perubahan stimulus yang diterima individu dalam menanggapi lingkungan melalui proses kognisi yang dipengaruhi oleh pengalaman, cakrawala, serta pengetahuan individu.

Faktor internal berasal dari dlam diri individu, misalnya sikap, kebiasaan, dan kemauan. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor-faktor yang berasal dari luar individu yang meliputi stimulus itu sendiri, baik sosial maupun fisik. Ada sejumlah faktor yang bekerja untuk membentuk dan terkadang memutar-balikkan persepsi.

  BOWE CUTTER 310 PDF

Pelaku persepsi perceiver Objek atau yang dipersepsikan Konteks dari situasi dimana persepsi itu dilakukan. Komponen kognitif, yaitu komponen yang tersusun atas dasar pengetahuan atau informasi yang dimiliki seseorang tentang obyek sikapnya.

Dari pengetahuan ini kemudian akan terbentuk suatu keyakinan tertentu tentang obyek sikap tersebut. Komponen Afektifafektif berhubungan dengan rasa senang dan tidak senang. Jadi sifatnya evaluatif yang berhubungan erat dengan nilai-nilai kebudayaan atau sistem nilai yang dimilikinya. Komponen Konatif, yaitu merupakan kesiapan seseorang untuk bertingkah laku yang berhubungan dengan obyek sikapnya. Byrne Myers dalam Gerungan, Komponen kognitif komponen perseptualyaitu komponen yang berkaitan dengan pengetahuan, pandangan, keyakinan, yaitu hal-hal yang berhubungan dengan bagaimana orang mempersepsi terhadap objek sikap.

Komponen afektif komponen emosionalyaitu komponen yang berhubungan dengan rasa senang atau tidak senang terhadap objek sikap. Rasa senang merupakan hal yang positif, sedangkan rasa tidak senang merupakan hal yang negatif. Komponen konatif komponen perilaku, atau action componentyaitu komponen yang berhubungan dengan kecenderungan bertindak terhadap objek sikap.

Komponen ini menunjukkan intensitas sikap, yaitu menunjukkan besar kecilnya kecenderungan bertindak atau berperilaku seseorang terhadap objek sikap. Hal ini mencerminkan perasaan seseorang terhadap sesuatu. Komponen utama sikap Sikap mempunyai tiga komponen utama: Keyakinan bahwa “Diskriminasi itu salah” merupakan sebuah pernyataan evaluatif.

Opini semacam ini adalah komponen kognitif dari sikap yang menentukan tingkatan untuk bagian yang lebih penting dari sebuah sikap -komponen afektifnya. Komponen perilaku dari sebuah sikap merujuk pada suatu maksud untuk berperilaku dalam cara tertentu terhadap seseorang atau sesuatu.

The Handbook of Attitude. Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial soala diatur oleh berbagai kontrol sosial.

Dalam kedokteran perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengidentifikasi faktor penyebab, pencetus atau yang memperberat timbulnya masalah kesehatan.

Intervensi terhadap perilaku seringkali dilakukan dalam rangka penatalaksanaan yang gurtman dan komprehensif. Benjamin Bloom, membedakan adanya tiga bidang perilaku, yakni kognitif, afektif, dan psikomotor.

Kemudian dalam perkembangannya, domain perilaku yang diklasifikasikan oleh Bloom dibagi menjadi tiga tingkat: Pengetahuan knowledge Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap obyek melalui indera yang dimilikinya.

PRIRUČNIK PRSTOMETA SKALA I AKORDA – PDF Free Download

Sikap attitude Sikap merupakan respons tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu, yang sudah melibatkan faktor pendapat dan emosi yang bersangkutan. Tindakan atau praktik practice Tindakan ini merujuk pada perilaku yang diekspresikan dalam bentuk tindakan, yang merupakan bentuk nyata dari pengetahuan dan sikap yang telah dimiliki.

Pengetahuan termasuk, skalaa tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya contph mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.

Pada umumnya, pengetahuan memiliki kemampuan prediktif terhadap sesuatu sebagai hasil pengenalan atas suatu pola. Manakala informasi dan data sekedar berkemampuan untuk menginformasikan atau bahkan menimbulkan kebingungan, maka pengetahuan berkemampuan untuk mengarahkan tindakan. Hal ini lah yang disebut potensi untuk menindaki. Pengetahuan empiris Pengetahuan yang lebih menekankan guttman dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori.

KAJIAN LINGKUNGAN SEKALA LIKERT DALAM ………. PSL-PPSUB MALANG-2012

Pengetahuan ini bisa diperoleh dengan melakukan pengamatan yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.

  CP-7962G= DATASHEET PDF

Survei yang dilakukan dalam melakukan penelitian biasanya dilakukan dengan menyebarkan kuesioner atau wawancara, dengan tujuan untuk mengetahui: Dalam penelitian kuantitatif, survei lebih merupakan pertanyaan tertutup, sementara dalam penelitian kualitatif berupa wawancara mendalam dengan pertanyaan terbuka. Survei survey atau lengkapnya self-administered survey adalah metode pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden individu.

Survei ini banyak digunakan di Amerika Serikat dan Inggris, tetapi kurang begitu banyak digunakan di continental Eropa. Survei merupakan penelitian yang dilakukan untuk memperoleh fakta dan gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan secara faktual. Metode survei digunakan sebagai teknik penelitian yang melalui pengamatan langsung terhadap suatu gejala atau pengumpulan informasi melalui pedoman wawancara, kuisioner, kuisioner terkirim mailed questionnaire atau survei melalui telepon telephone survey.

Beberapa kelemahan metode survei: Kuisioner yang digunakan dapat menggunakan kuisioner terkirim, dapat juga melalui telepon.

Sehingga tidak ada interaksi langsung dari kedua pihak, peneliti pun tidak dapat mengetahui ekspresi dari responden. Kuisioner yang dikirim melalui pos kadang kala tidak dikembalikan ataupun tidak diisi oleh responden tidak valid Secara sosiologis, metode survey melihat masyarakat sebagai kumpulan individu.

Pendekatan ini dipandang sebagai pendekatan atomistic, dan tidak dipandang sebagai satu kesatuan sosial yang holostik. Dimana tidak memungkinkan peneliti untuk meneliti hal-hal diluar rancangan. Tidak dapat menyajikan gambaran khas mengenai kelompok atau komunitas tertentu dalam populasi. Hanya dilakukan pada titik waktu tertentu saja, sehingga tidak mengetahu proses atau sejarah skaa masyarakat.

Tidak cocok untuk masyarakat tradisional.

Sangat rentan adanya kesalahan, sehingga sangat ditentukan oleh besar kecilnya sampling. Menuntut validitas dan reliabilitas instrument penelitian. Dapat menghasilkan generalisasi empiris terhadap populasinya apabila menggunakan teknik sampling yang benar.

Survey dapat dilakukan serempak di berbagai lokasi penelitian. Bermanfaat untuk menjawab masalah sosial dengan cepat sehingga kebijakan, program, dan intervensi sosial segera dapat dilakukan. Dapat menghindari bias peneliti. Karena bersifat obyektif, tanpa memasukkan perasaan peneliti, dan bebas nilai, dan hasil survey tidak diragukan keabsahannya.

Tidak membutuhkan biaya yang besar Pengumpulan data yang luas dapat dilakukan dengan relatif mudah. Tidak dibatasi oleh faktor geografi Data yang telah ada di lapangan memberikan kemudahan survei Kelebihan Metode Survei Dalam Survei biasanya dilibatkan banyak orang sampel untuk mencapai generalisasi atau kesimpulan yang bersifat umum yang dapatdipertanggungjawabkan Dapat digunakan berbagai teknik pengumpulan data seperti Angket, Wawancara atau Observasi sesuai kebutuhan.

Metode survei merupakan bagian dari paradigma positivisme. Ada beberapa kaidah yang perlu dipatuhi dalam menggunakan metode survei. Pertama, peneliti harus membangun jarak dengan objek penelitiannya untuk menghindari bias. Ke dua, kaidah yang menyangkut hasil penelitian. Ke tiga, survei dicirikan oleh tahapan riset yang terstruktur. Ke empat, kaidah yang terkait dengan pemaknaan terhadap kebenaran.

Menggunakan metode ilmiah dalam mnengatasi suatu masalah di suatu tempat tertentu dengan memberikan saran yang bermanfaat. Merupakan proses pengumpulan fakta kuantitatif mengenai aspek sosial dari komposisi dan kegiatan masyarakat.